Ambon Kota Musik Dunia Didukung Kota Kreatif Adelaide

AMBON, MRNews.com,- Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Ambon Music Office (AMO) untuk mendaftarkan kota ini sebagai kota music dunia versi badan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Education (UNESCO), dengan support dari Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf), semakin mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Kota Adelaide sebagai kota musik kreatif.

“Dukungan dari Kota Adelaide di Australia itu, kami dapatkan melalui surat dukungan yang dikirim Director Office of Adelaide UNESCO City of Music, Rebeca Pearce lewat electronic mail (e-mail), Sabtu (9/3/2019),” ujar Direktur AMO, Ronny Loppies dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu (13/3/2019).

Dalam surat dukungan itu, menurut Ronny, Rebecca menilai Kota Ambon juga pantas mendapatkan predikat UNESCO City of Music (Kota Musik Dunia versi UNESCO), karena musik itu penting bagi sebuah kota. “Ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari bagi Ambon, dan sepanjang sejarah, musik telah menjadi alat perdamaian, solidaritas dan toleransi di Ambon. Selain itu kami telah belajar bahwa Ambon sekarang mendorong musik sebagai alat pengembangan ekonomi,” ujar Ronny menuturkan catatan Rebecca.

Ronny katakan, Rebecca atas nama Adelaide UNESCO City of Music, ikut mendoakan yang terbaik bagi Kota Ambon dengan usulannya, dan berharap semoga akan menjadi pertimbangan bagi UNESCO. Lebih jauh Ronny menuturkan, proses mendapat dukungan oleh Kota Adelaide tercapai akibat kunjungan Pemerintah Kota Ambon, BeKraf, dan AMO pada Oktober 2018 lalu. “Dukungan yang diberikan berbentuk dokumen tertulis, dan hal tersebut merupakan salah satu syarat untuk menjadi kota musik dunia oleh UNESCO,” terang Ronny.

Saat berkunjung ke Kota Adelaide, kata Ronny, pihaknya bersama Pemkot Ambon dan BeKraf, melakukan presentasi mengenai kota Ambon, yang disaksikan oleh Adelaide city of music, kemudian pihak konservatorium dan town hall, serta pihak symphony orchestra. “Saat itu kami memperkenalkan rencana Ambon menjadi kota musik dunia, dengan musik menjadi alat perdamaian, dan musik untuk solidaritas,” paparnya.

Pihaknya lanjut Ronny, berharap hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang penting, dan menjadi faktor perkembangan ekonomi masyarakat di Ambon serta Ambon akan dikenal dunia. Selain itu, AMO juga masih menunggu dokumen dukungan dari beberapa negara lain yang telah dikunjungi.

“Selain Adelaide di Australia, kami juga telah melakukan kunjungan ke Daigo dan Tongyong di Korea Selatan. Saat ini kami masih berproses untuk dokumen dukungan kepada kami, karena dokumen dukungan dari kota musih dunia di negera lain merupakan salah satu faktor pembantu kita menuju kota musik dunia yang akan diputuskan bulan Oktober mendatang,” pungkasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *