Aliansi Cipayung Demo DPRD, Minta Transparansi Dana MTQ

NAMLEA,MRNews,com.- Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), PMII, GMNI dan HMI yang tergabung Aliansi Cipayung mendesak pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Buru memanggil pihak kontraktor, Kho Hai yang sedang membangun pembangunan untuk kegiatan MTQ tingkat Provinsi yang rencananya berlangsung di Namlea, Ibukota kabupaten Buru.

Aksi demo dilakukan karena diduga kuat tidak ada transparasi anggaran proyek pembangunan MTQ Ke XXVIII yang menelan biaya berkisar Rp 45 M.

“Perlu ada transparasi proyek dan anggaran pembangunan MTQ yang diduga pekerjaan tidak sesuai dengan RAB . Disinyalir anggaran MTQ telah disulap sejumlah pejabat teras” ungkap orator saat berdemo, kemarin.

Ketua DPRD, Iksan Tinggapy, Wakil Ketua DPRD, A, Asiz Hentihu dan Djalil Mukadar bersama sejumlah anggota DPRD didampingi sekretaris DPRD, Drs Arman Buton menemui kelompok Cipayung. Tinggapy menjelaskan anggaran pembangunan MTQ, dianggarkan sebesar Rp 18 M dimana tahun 2018 dianggarkan sebesar Rp 9 M dan tahun 2019 Rp 9 M.

“Kami berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak kontraktor dan Kadis PUPR untuk dapat menjelaskan terkait dengan anggaran pembangunan yang diperuntuhkan untuk pekerjaan pembangunan MTQ” kata Tinggapy.

Sementara itu, Asiz Hentihu menambahkan jika anggaran 18 M memang disetujui DPRD namun ada tambahan dana dari provinsi Maluku sebesar Rp 2,5 M. “ Anggaran untuk pembangunan lokasi MTQ berjumlah Rp 18 M, kemudian pihak Provinsi Maluku melalui pak gubenur telah membantu anggaran tambahan sebesar 2,5 M” demikian Hentihu. (MK-06).

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *