98 Pesilat Ikut Kejurda Pencak Silat di Saumlaki

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 98 pesilat tampil dalam kejuaraan daerah (Kejurda) Provinsi Maluku tahun 2019 yang dilakukan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku di Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Senin (22/7/19). Kejurda yang dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon itu dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga 25 Juli 2019 di Gedung Natar Kaumpu.

Berdasarkan rilis yang didapat media ini menyebutkan, 98 atlit itu terdiri dari 7 Cabang IPSI dari 11 Kabupaten/Kota diantaranya Kota Ambon, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten SBB, Kabupaten SBT dan KKT selaku tuan rumah, serta wasit nasional dan wasit daerah sebanyak 14 orang. Sementara 4 Cabang IPSI lain, yakni Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten MBD berhalangan hadir karena kendala teknis.

Bupati Fatlolon pada kesempatan itu meminta, agar Kejurda ini dijadikan sebagai ajang untuk membina para atlit. Maka diharapkan, para atlit harus bertanding secara sportif dalam mengikuti berbagai pertandingan, sehingga kelak mewakili Maluku untuk mengikuti kejuaraan nasional, bahkan kejuaraan internasional. Dirinya pun bangga, dan berterima kasih kepada pengurus IPSI Maluku, dan mendukung penuh pelaksanaan Kejurda ini.

Karenanya, wasit dan juri yang sudah ditempa dan memiliki pengalaman diharapkan tetap menjaga persaudaraan dan bertindak profesional terhadap berbagai keputusan yang diambil pun secara profesional.

“Saya bangga karena Kejurda kali ini bisa libatkan adik-adik kita yang masih berusia sekolah dasar dengan tingkatan sabuknya masing-masing. Ada yang memakai sabuk putih, sabuk hijau, biru, merah, bahkan bersabuk coklat. Karena itu saya minta, kalau boleh IPSI Maluku bisa memberikan sabuk kepada saya dan Wakil Bupati juga. Bangga kalau memakai sabuk Dan 2 atau Dan 3, biar seperti para pesilat lainnya” kata Bupati bergurau.

Sementara Ketua Panitia, Marthinus Saknosiwi dalam laporannya menyatakan, Kejurda ini dilakukan sebagai ajang seleksi para pesilat yang ada di Kabupaten/Kota se-Maluku menuju Pra PON nantinya. Disebutkan juga bahwa ada dua kelas yang dipertandingkan yaitu kelas tanding putera dan puteri serta kelas seni putera dan puteri.

Diakhir acara, Bupati dan Wakil Bupati Agustinus Utuwaly sekaligus Ketua Umum IPSI Cabang KKT kemudian mengalungkan syal Tenun Ikat Tanimbar kepada pengurus IPSI Maluku, perwakilan kontingen dan wasit. Seluruh peserta kemudian mengikuti pawai dari Kantor Bupati menuju ke Gedung Natar Kaumpu, arena pertandingan. Acara pembukaan turut dihadiri Forkopimda KKT, Pengurus IPSI Maluku dan Kabupaten/Kota se- Maluku, para pejabat struktural, ASN, wasit/juri, dan para atlit. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *