770 Kader Posyandu & BKB Terima Insentif Triwulan I

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 770 kader posyandu dan kader bina keluarga balita (BKB) Kota Ambon menerima insentif operasional untuk triwulan I tahun 2019 sebesar Rp 300 ribu per kader tiap triwulan. Penyerahan pembayaran operasional itu dilakukan secara simbolis oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada lima orang perwakilan kader dari tiap kecamatan di hall Maluku City Mall (MCM), Selasa (26/3/19).

Walikota Richard Louhenapessy pada kesempatan itu memberi apresiasi atas pembayaran operasional atau insentif bagi kader posyandu dan BKB karena bisa menjadi pemacu guna mempersiapkan anak-anak mencapai prestasi yang gemilang. Karena insentif bukan upah, tapi stimulan bagi kader posyandu dan BKB yang secara sukarela melayani bagi masa depan anak-anak. Sebab ini pekerjaan mulia, ditempat lain tidak ada.

“Kalau sekarang insentif Rp 100 ribu tiap bulan atau per triwulan Rp 300 ribu, saya janji, insentif akan dinaikkan. Pemerintah pusat lewat Presiden Joko Widodo semakin baik, memberi perhatian dan kepedulian bagi perempuan dan anak. Kalau Presiden memberi perhatian, Walikota juga harus beri perhatian. Kalau insentif tidak naik, saya suruh kepala keuangan jadi kader posyandu,” tandas Walikota.

Selain memperhatikan anak, tapi juga diharapkan Walikota, lingkungan dapat menjadi perhatian para kader posyandu dan kader BKB, terutama lorong-lorong agar tetap bersih, indah, dan nyaman. Penting mendorong hal ini agar ada ruang kreasi lewat tanaman, mural yang berpotensial bagi peningkatan pendapatan warga di setiap lorong sehingga kesehatan, ketertiban dan kebersihan tetap terjaga.

Sementara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, Welly Patty mengaku, kegiatan ini bukanlah satu-satunya reward yang diberi kepada kader posyandu dan BKB, sebab TP-PKK Kota Ambon bekerjasama dengan DPPKB dan Dinas Kesehatan selalu buat kegiatan yang dapat meningkatkan motivasi bagi para kader posyandu dan BKB, untuk memberikan layanan maksimal kepada kaum ibu dan anak balita.

Lewat berbagai pelatihan kader posyandu dan BKB, lomba kader posyandu dan lomba BKB tingkat kota serta pemilihan kader posyandu dan BKB tingkat nasional.

“Pembayaran operasional bagi kader posyandu dan BKB triwulan I 2019 gunanya untuk memotivasi kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu, meningkatkan peran serta fungsi dan tanggungjawab dari kader posyandu maupun kader BKB didalam masyarakat,” tutupnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *