by

7190 KPM PKH 8 Desa/Kelurahan di Ambon Terima Bansos Beras

-Kota Ambon-80 views

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 7190 penerima keluarga manfaat (PKM) program keluarga harapan (PKH) di Kota Ambon mendapat bantuan sosial (Bansos) beras dari kementerian sosial (Kemensos) RI.

Penyaluran dilakukan Perum badan urusan logistik (Bulog) Maluku-Maluku Utara pada 7 desa/negeri di Kecamatan Baguala dan 1 desa yaitu Poka di Kecamatan Teluk Ambon dengan truck yang dilepas secara simbolis Wakil Walikota Ambon, Kepala Perum Bulog Maluku-Maluku Utara dan Kepala Dinas Sosial Maluku Sartono Pining.

“Hari ini ada 8 desa/negeri mendapat jatah, seluruhnya di Kecamatan Baguala dan Desa Poka. Tapi sebenarnya akan dibagi untuk 50 desa/negeri dan kelurahan yang lain juga untuk tahap pertama. Nanti berlanjut terus sampai selesai dalam tiga bulan. Ini September, Oktober-November nanti,” tandas kepala dinas sosial (Kadinsos) Ambon Nurhayati Jasin.

Sementara itu, Kepala Bulog Maluku Muhammad Taufik mengaku, sesuai dengan Pagu yang diberikan Kemensos untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara sebanyak 153 ribu KPM-PKH dengan setara beras 6100 ton.

Sedangkan untuk provinsi Maluku 101.898 KPM-PKH setiap bulannya setara dengan 1528 ton dikali 3 bulan 4500 ton, dimana penyalurannya secara bertahap. Dimana sesuai Juklak yang diberikan Kemensos, Bulog bertanggungjawab menyediakan stok.

“Jadi untuk menyiapkan stok ini, kita sudah mulai dari tiga bulan lalu mempersiapkan bagaimana beras-beras yang kami akan salurkan ini layak untuk disalurkan. Kita sudah melakukan perawatan, segala macam dan juga saat nanti disalurkan benar-benar dirasakan masyarakat. Setiap KPM mendapat 15kg selama 3 bulan,” jelasnya di Gudang Bulog, Rabu (16/9).

Sedangkan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler menyatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi sangat menggangu tak saja aspek kesehatan tapi juga ekonomi. Termasuk merasakan pula KPM PKH.

Maka diharapkan dari pihak Dinsos dan Bulog agar pengawasan harus ditingkatkan sehingga bisa sampai pada tujuan agar tidak salah gunakan. Sebab kondisi saat ini tidak normal. Dinsos sudah diminta pendataan dan verifikasi sehati-hati mungkin agar tidak salah, keliru maupun tumpang tindih, karena termasuk disesuaikan dengan data Kemensos.

“Saat ini relatif tidak ada masalah lagi soal data penerima manfaat Bansos di Ambon. Berkat komunikasi intens Walikota dan Mensos juga semua Bansos bisa tersalurkan dengan baik sampai hari ini tidak ada masalah,” demikian Hadler. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed