by

487 Pasien Sembuh, 38 Persen Jalani Perawatan 15-21 Hari

-Maluku-154 views

AMBON,MRNews.com,- Tercatat hingga hari ini, Kamis (9/7), sudah 487 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh. Angka itu bertambah usai 21 orang kembali divonis sembuh alias bebas dari virus Corona, salah satunya bayi perempuan 11 bulan kasus 663 (IT).

Dari 21 pasien, 20 diantaranya warga Kota Ambon, 1 warga lain asal Maluku Tengah yakni pasien kasus 658 “LD” (71). Sementara dari Ambon, kasus 538 (JS), kasus 544 “SA” (57), kasus 557 “JT” (38), Kasus 563 “APS” (37), kasus 564 “ITM” (24), kasus 567 “LET” (11), kasus 568 “JCT” (8), kasus 570 “JAL” (56),

Kasus 571 “DL” (60), kasus 576 “LK” (37), kasus 644 “JB” (44), kasus 647 “BP” (30), kasus 648 “JAP” (6), kasus 649 “AMP” (3), kasus 650 “BSL” (37), kasus 651 “NLS” (36), kasus 663 “IT”, kasus 680 “SS” (34), kasus 683 “EA” (55) dan kasus 711 “FA” (23).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang mengaku, per 9 Juli 2020, 487 pasien sudah dinyatakan sembuh. Dimana berdasarkan catatan, 61,4 persen pasien menjalani lama perawatan selama 1-3 minggu.

Sementara 38 persen pasien menjalani waktu perawatan selama 15-21 hari atau 185 orang. Hal itu berdasarkan hitungan sejak pasien terkonfirmasi positif sampai dinyatakan sembuh.

“Jika dipetakan/rincikan, 10 orang sembuh antara 1-7 hari, 8-14 hari 104 orang, 15-21 hari 185 orang, 22-28 hari 86 orang, 29-35 hari 50 orang, 36-42 hari 33 orang, 43-49 hari 15 orang. Lebih dari 50 hari ada 4 orang,” jelas Kasrul kepada media ini via WhatsApp, Kamis malam.

Rata-rata lanjutnya, pasien cepat sembuh karena imun tubuh terbangun dengan baik sehingga pemeriksaan Swab berikutnya negatif dan menjalani proses perawatan secara teratur. Selain itu karena dukungan keluarga, tenaga medis serta psikologis pasien.

“Gugus Tugas baik provinsi dan Kabupaten/Kota senantiasa berusaha meningkatkan pelayanan medis dan psikososial serta olahraga secara berkala untuk mendukung kesembuhan pasien. Bahkan perbaikan sistem rujukan pasien dan pengiriman spesimen pun telah dilakukan,” tutur Sekda Maluku itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed