by

45 Anak Maluku Ikut Seleksi Masuk Jong Ambon FC

AMBON,MRNews.com,- Kurang lebih 45 anak dibawah umur 17 tahun dari berbagai daerah di Maluku mengikuti seleksi perdana untuk masuk sebagai skuad utama Jong Ambon FC guna mengikuti kompetisi U-17. Dua peserta diantaranya bahkan datang dari Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Seleksi dimulai, Senin (3/4) dan direncanakan akan berlangsung sepekan kedepan di lapangan 733/Masariku Waiheru, Kecamatan Baguala Kota Ambon, untuk mencari 25 pemain utama.

Tak tanggung-tanggung, Presiden Club Jong Ambon FC Rhony Sapulette mengirim pelatih nasional yang juga mantan pemain Persija Jakarta Isman Jasulmei untuk menemani pelatih Jong Ambon FC Gafar Lestaluhu menerapkan menu latihan kepada “calon” anak asuhannya.

“Harapan kami sebagai manajemen, adik-adik peserta seleksi melakukan yang terbaik untuk meraih prestasi. Agar membuat diri, keluarga, negeri Maluku bangga. Keluarkan kemampuan dan skill, serta jaga mentalitas sebagai seorang pesebakbola. Sebab akan terpilih nanti itulah yang terbaik,” ucap Rhony yang hadir langsung memotivasi peserta seleksi.

Seleksi tersebut turut disaksikan kepala dinas pemuda dan olahraga (Kadispora) Kota Ambon Richard Luhukay. Luhukay mengaku, ini momen luar biasa untuk meningkatkan prestasi anak-anak muda Maluku.

Karenanya, patut diapresiasi Presiden Club yang berkontribusi besar bagi kemajuan sepakbola di Kota Ambon Maluku meski ditengah kondisi Pandemi Covid-19.

“Kita tahu ada pemain-pemain Maluku yang telah memberikan kontribusi luar biasa, baik dilevel nasional maupun internasional. Harapan kami dengan seleksi ini bisa memunculkan bakat, skill terbaik anak-anak Maluku untuk bisa ikut kompetisi profesional di Indonesia,” harap Luhukay ketika membuka seleksi.

Pemkot Ambon kata dia, mengapresiasi tinggi Presiden dan managemen Jong Ambon FC yang mampu menghimpun anak-anak Maluku untuk kembangkan bakat didunia sepakbola. Dengan harapan, hari ini (kemarin-red) jadi catatan sejarah bagi kebangkitan sepakbola di Maluku khususnya kota Ambon.

“Yakin, kita akan raih prestasi gemilang ditingkat nasional dan seterusnya. Sepakbola ini banyak manfaat. Salah satunya menumbuhkan sikap saling menghargai dalam tim dan menjaga persaudaraan. Sebab sepakbola selain soal prestasi, juga meningkatkan persaudaraan dari antara pemainnya, itu penting,” ingat Luhukay.

Coach Gafar Lestaluhu menambahkan, seleksi rencananya dilakukan dari 3-11 Mei dengan metode pengelompokan pemain sesuai posisi usai pendaftaran. Kemudian dilanjutkan game untuk penilaian yakni small side game dan 11 vs 11.

“Peserta seleksi akan diberikan ilmu kepelatihan sepakbola modern 3-8 Mei. Setelah itu game. Diharapkan lewat seleksi ini akan didapat pemain bertalenta dan punya kualitas guna membentuk tim solid dan bagus. Sebab akan dicari 25 pemain sesuai kesepakatan dengan Presiden Club,” ujarnya.

Sementara coach Isman Jasulmei tambahkan, tim pelatih akan menerapkan game dalam tiga hari berdurasi 35 menit agar pemain senang dan antusias. Pihaknya juga akan fair juga dalam memilih pemain yang punya kualitas agar membuat skuad Jong Ambon FC mumpuni mengarungi kompetisi.

“Dalam game yang dinilai yaitu bagaimana mereka paham posisinya. Sebab dilihat pemain potensi untuk dibentuk jadi pemain besar. Target dapat 25 pemain, tapi kalau ada lebih bisa didiskusikan dengan Presiden Club agar diakomodir untuk jangka panjang. Semoga ditiga hari bisa dapat semua. Saya yakin pemain dari Ambon, Maluku potensial,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed