by

14.300 Anggota Sidi GPM Diteguhkan, 52 Orang dari Jemaat Syaloom

AMBON,MRNews.com,- Setelah setahun lamanya menjalani proses pendidikan katekisasi, akhirnya hari ini serentak sebanyak 14.300 orang diteguhkan sebagai anggota Sidi Gereja Protestan Maluku (GPM) baik di Maluku maupun Maluku Utara dalam kebaktian, Minggu (10/4/22).

52 orang diantaranya adalah pemuda/pemudi di Jemaat GPM Syaloom Klasis Kota Ambon.

Langkah kaki Pendeta dan Majelis Jemaat dari konsistori yang memandu prosesi masuknya para calon anggota Sidi itu ke dalam Gedung Gereja, diiring lagu Pikul Salib, memantik turunnya tangis airmata dari orang tua melihat anak-anak mereka ingin memikul salib, mengaku dosa dan bersedia jadi pengikutNya.

Dalam khotbah sebelum peneguhan, Pendeta L.F Samual, S.Th menyatakan, ini puncak bagi 52 muda-mudi untuk mengaku dalam kesediaan mengikut Yesus dan memikul salib bersamaNya.

“Pengakuan ini bukan paksaan tapi kerelaan hati dan komitmen iman mereka kepada Tuhan Yesus seumur hidup. Dan keputusan serta pengakuan itu tidak boleh diingkari. Harus selalu dijaga karena kehidupan kedepan tidak akan mudah,” ingatnya.

Dengan pengalaman orang tua yang sudah menjalani proses yang sama tambahnya, itu jadi pelajaran bagi anak-anak mereka saat ini. Dimana perjalanan memikul salib merupakan sesuatu yang tidak mudah, akan hadapi berbagai resiko hidup.

“Tapi kita dikuatkan menghadapi dinamika hidup. Sekalipun salib berat tapi itu harus dijalani,” ucap Samual.

Tangisan para calon anggota Sidi dan orang tua menurut Samual, bukanlah suatu penyesalan melihat penderitaan Yesus, tapi menyadari kesalahan diri sendiri sebagai manusia berdosa.

“Kita harus bersyukur jadi bagian sebagai pengikut Yesus. Maka tantangan apapun, jangan pernah menoleh ke belakang dan berbalik dari jalan Tuhan. Sebab keputusan memilih menjadi pengikut Yesus yang setia, yakin pasti Tuhan akan sertai, meski banyak lika-liku hidup,” terangnya.

Momen hari ini harapnya, jadi wujud untuk semakin menguatkan komitmen umat percaya khususnya orang tua dan para calon anggota Sidi Gereja.

“Kerjakan yang menjadi bagian kita, selebihnya menjadi pekerjaan Tuhan. Jikalau salib terasa berat, minta Tuhan bantu. Jika salib itu ringan, ulur tangan dan yakin ada “Simon orang Kirene” lain yang akan bantu,” pesan Pendeta Odi, sapaan akrab lulusan Teologi UKIM itu.

52 calon anggota Sidi di Jemaat GPM Syaloom yakni Allesha Y Pesurnay, Angelio Wattimena, Anggriani Soplanit, Angelina Soplanit, Angel F Tutupary, Aprilio Samuel Tualena, Brandon G Loupatty.

Brandyto A Maghyn, Christy V Kaija, David S Diaz, Daniel Tomhisa, Desi N Tuhehay, Debora Matitakapa, Diana E Muskitta, Elsa A Sampono, Elisca Tanamal.

Eyver H Wattimena, Fadia A.E Kiriwenno, Filmon Samallo, Frangky R Corputty, Giska Matitakapa, Grinalda M.F. Eipepa, Hendro Hehareuw, Hermanus Nawaly.

Imanuel H Palapessy, Jane S Huwae, Jennifer Toisuta, Julita Bernardus, Juan F Wattimena, Juan W. Lokollo, Juliferd Pattikawa, Lofa Maitimu, Justirvield S Tousalwa, Jondri A Sapulette.

Magdalena Latuihamallo, Marselino Puturuhu, Meysi Mike Lesnussa, Mikhael J Latuheru, Natalia G Loupatty, Raldy G Maulany, Renata F Tupan, Resly Palapessy.

Reyno W Kaija, Robert Mahakena, Ronaldo M Perloy, Ryano B.D Kermite, Shandy Y.G Maghyn, Silvia A Hukom, Silwanus Unawekla, Wilman I Kols, Yanto Anakotta dan Zandra Tupan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed