by

30 Sampel Takjil Diuji BPOM Ambon

-Kesehatan-255 views

AMBON,MRNews.com,- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon bakal menguji 30 item sampel takjil di laboratorium yang telah diambil ketika intensifikasi pengawasan dibeberapa lokasi di Kota Ambon, Selasa (28/4).

Kepala BPOM Ambon Hariani katakan, selama bulan suci Ramadhan, BPOM melakukan intensifikasi pengawasan terhadap pangan olahan kadaluarsa, rusak dan kemasan rusak. Serta makanan berbuka puasa (takjil) di Kota Ambon. Hal itu sudah dilakukan sejak kemarin hingga berakhirnya bulan Ramadhan.

“Sejak kemarin, Balai POM sudah melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan disarana distribusi pangan yang ada di Kota Ambon. Pengawasan itu selama Ramadhan guna melindungi masyarakat terhadap pangan tidak aman,” kata Hariani kepada awak media, Selasa (28/4).

Menjadi fokus pengawasan diakuinya, adalah pangan olahan kadaluarsa, pangan rusak dan kemasan rusak. Selain ke sarana distribusi dan retail pangan, juga dilakukan pengawasan takjil pada empat lokasi yakni depan masjid Al-fatah, Batu Merah, Kebun Cengkeh dan Waiheru.

Untuk pengawasan takjil, dengan cara melakukan sampling dan akan diuji di laboratorium. Pengujian guna mengidentifikasi dan memastikan takjil itu tidak mengandung bahan berbahaya atau bebas dari bahan berbahaya serta pengujian mikrobiologi untuk takjil tertentu.

“Sementara pengawasan di Kabupaten/Kota lain, kami akan bersinergis dengan stakeholder setempat untuk dapat melaksanakan pengawasan serupa. 30 item sampel takjil itu yang nanti diuji,” tukas Hariani.

Guna menyamakan persepsi dan meningkatkan kemampuan uji khusus takjil tambahnya, dalam waktu dekat akan dilakukan Bimtek online dengan peserta dari dinas kesehatan (Dinkes) dan dinas Perindag (Disperindag) Kabupaten/Kota. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed