by

27 Tahun Syaloom Menjadi Jemaat yang Misioner Dalam Kasih

AMBON,MRNews.com,- Setelah dimekarkan dari Jemaat GPM Bethania Klasis Kota Ambon 8 Januari 1995 untuk menjadi lebih mandiri, kini Jemaat GPM Syaloom telah memasuki usia 27 tahun, 8 Januari 2022.

Pada usia yang sudah cukup matang itu, Syaloom mengaktakan diri menjadi Jemaat yang Misioner dalam Kasih, sebagaimana tema HUT di tahun 2022.

Syukur pun dinaikkan melalui ibadah yang dipimpin Pendeta H.H Hetharie, dihadiri majelis jemaat, mantan ketua majelis Jemaat GPM Syaloom serta seluruh umat di empat sektor pelayanan, Minggu (9/1/22).

Dalam ibadah, Pendeta Hetharie berpesan bahwa tugas kesaksian dan pemberitaan adalah tugas bersama, bukan saja pendeta atau Majelis Jemaat. Banyak masalah dan tantangan tapi Tuhan jadi pelindung dan memberi kasih setiaNya hingga tapaki usia 27 tahun, tak lagi muda.

“Syaloom tidak bisa hidup untuk dirinya sendiri tapi harus jadi berkat bagi banyak orang dimanapun, mewujudnyatakan kebaikan Tuhan. Artinya, kehidupan kita harus dibangun dalam kesadaran mau berbagi hidup,” tekan wakil ketua MPH Sinode GPM itu.

Sementara saat sambutannya, Ketua Klasis Kota Ambon Pendeta Nick Rutumalessy meminta umat di Syaloom memaknai dan miliki dua hal yaitu kesadaran hidup. Artinya aktivitas dan bertumbuh sesungguhnya  tidak punya kekuatan apapun, tapi tergantung dan berserah kepada Tuhan.

“Tema HUT kali ini artinya jemaat Syaloom setiap waktu alami perubahan dari waktu ke waktu, tidak statis. Menjadikan semua karya selamat Allah sebagai karya pengabdian jemaat. Ini tekad bersama. Semangat HUT  untuk usia baru lebih produktif, mendatangkan sukacita dan berkat dengan melakukan kebaikan,” harapnya.

Adapun Ketua Majelis Jemaat GPM Syaloom Pendeta L.F Samual berharap, di usia 27 tahun, Syaloom tetap menjadi jemaat yang bertumbuh dan berakar dalam iman kepada Tuhan Allah, menjadi berkat bagi sesama dan terutama dalam mewujudkan jemaat yang misioner dalam kasih.

“Pertumbuhan jemaat tergantung para pelayan dan umat untuk tetap menjaga soliditas. Terus berjuang bersama dalam proses pembangunan rumah Tuhan dan hambaNya didalam Jemaat. Serta masalah sosial umat menjadi tantangan untuk diperhatikan dan disikapi,” ingatnya.

Sebelumnya, ketua panitia HUT, Sella Tousalwa mengaku, HUT ke-27 ini bisa terlaksana karena dukungan luar biasa dari ketua dan majelis Jemaat serta semua umat didalam Jemaat.

“Dukungan yang sama pun diharapkan bagi proses sidang Jemaat yang akan dilakukan 23 Januari 2022 agar bisa berjalan aman dan lancar,” harap Tousalwa.

Ibadah syukur HUT diakhiri dengan
pemberian tanda kasih kepada mantan Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Syaloom, KMJ saat ini serta para Pendeta yang pernah dan kini masih melayani di Jemaat. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed