by

26 Pegawai BPOM Ambon Terpapar COVID-19

-Maluku-287 views

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 26 orang pegawai Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon terpapar COVID-19. Namun seluruhnya diketahui bukan petugas yang langsung menangani pemeriksaan sampel Swab dan bertugas di laboratorium uji COVID, tetapi pegawai biasa, administrasi.

“26 orang (terpapar COVID-19). Namun sebagai besar nilai CTnya sudah bagus. Kondisi semua baik tanpa gejala/asimptomatik. Mudah-mudahan dalam beberapa hari sudah pulih semua,” jelas Kepala BPOM Ambon Hariani kepada media ini lewat pesan WhatsApp, Selasa (28/7).

Dikatakan Hariani, jumlah petugas yang terlibat langsung sementara ini 11 orang, 9 penguji dan 2 petugas desinfeksi. Sesuai protap secara berkala terhadap petugas penguji harus dilakukan pemantauan minimal sebulan sekali dengan melakukan Swab.

“Dengan demikian difasilitasi Dinkes Provinsi sudah dilakukan Swab dan diuji mandiri oleh balai. Hasil uji sampel Swab terhadap 11 orang petugas penguji semua negatif. Semua prosedur keamanan yang ketat untuk pengujian laboratorium pathogen virus Covid-19 (BSL-2) telah dilakukan BPOM Ambon, yang dibuktikan bahwa semua penguji Covid-19 dinyatakan negatif,” tukasnya.

Untuk memutus rantai penyebaran, sudah dilakukan tracing ke seluruh pegawai dan keluarga yang kontak erat, beberapa diantaranya positif dan sudah ditangani.

“Belum diketahui sumber penyebaran, namun melihat data penyebaran diduga sumber infeksi dari luar kantor Balai,” demikian Hariani.

Ditanya dengan kondisi itu apakah kantor BPOM Ambon akan tutup sementara, Hariani mengaku, balai tidak tutup karena memang pihaknya sudah biasa work from home sejak masa pandemi, dimana hampir semua inspeksi dilakukan virtual.

“Balai gak tutup. Pengujian tetap jalan karena kami tetap komitmen membantu pemerintah daerah dan masyarakat Maluku untuk menguji sampel Swab. Pelayanan online tetap dilakukan. Permintaan informasi dan pengaduan terkait obat dan makanan tetap terlayani via online,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang yang dikonfirmasi membenarkan informasi terpaparnya 20-an pegawai BPOM Ambon. Kini, seluruhnya telah dirawat/isolasi di BPSDM maluku.

“Jumlah 20-an itu cukup besar. Sama dengan di RSUD Tulehu dulu yang tiba-tiba terpapar banyak. Tapi semua rata-rata tidak bergejala maka langsung karantina. Kemungkinan mereka terpapar diluar kantor. 11 petugas analis tidak terpapar,” akui Kasrul kepada awak media di kantor Gubernur, Selasa malam.

Termasuk apakah kepala BPOM Ambon, Kasrul belum tahu pasti. “Beta dapat informasi begitu. Mau klarifikasi. Kalau memang termasuk dengan yang lain, katong berempati dan berdoa mereka agar cepat sembuh,” tutur Sekda Maluku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed