23 Siswa SMA 45 Merger UNBK di SMASKRIS

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 23 peserta didik dari SMA Swasta 45 Ambon merger atau bergabung bersama dengan 129 siswa SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) YPKPM Ambon untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang mulai dilaksanakan, Senin (1/4/19).

Kepala SMASKRIS YPKPM Ambon, Lanny Laturiuw mengatakan, pelaksanaan UNBK untuk tahun pelajaran 2018/2019 diikuti sebanyak 129 peserta dari SMASKRIS dan SMA Swasta 45 sebanyak 23 peserta didik. Dimana mereka terbagi pada tiga ruang dengan dua sesi pelaksanaan dan akan berjalan selama empat hari ujian.

“Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan UNBK di SMASKRIS YPKPM Ambon. Tahun ini, ada tambahan 23 peserta didik dari SMA Swasta 45. Pelaksanaan UNBK di SMAKRIS Ambon kita mendapat pengawas ruang dari guru SMA Negeri 2 Ambon. Sejauh ini berlangsung dengan baik. Kita harapkan hingga berakhir nanti di tanggal 8 April tidak ada kendala dan bisa berakhir dengan lancar dan sukses,” tandas Laturiuw kepada awak media di lapangan upacara SMASKRIS YPKPM Ambon.

Untuk hari pertama UNBK, diakui Laturiuw, mata pelajaran (Mapel) yang akan diujikan adalah Bahasa Indonesia. Hari kedua besok Matematika dan hari ketiga Kamis, 4 April Bahasa Inggris. Sedangkan pada hari keempat Senin, 8 April yakni mata pelajaran pilihan untuk masing-masing jurusan yang berbeda pada setiap anak.

Sebelumnya, saat membuka UNBK di SMASKRIS YPKPM Ambon, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler dalam arahannya mengharapkan agar peserta UNBK tidak melihat ujian ini sebagai sesuatu yang menakutkan tetapi harus berani supaya dapat bekerja dengan baik.

“UNBK jangan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan. Jika siap dan saya yakin semua siap, UNBK bagian dari apa yang telah anak-anak pelajari selama tiga tahun sehingga tidak akan sulit dalam mengerjakan soal yang muncul. Anak-anak sudah dibekali pengetahuan yang cukup, pintar memainkan komputer dan dari tiap semester diujicoba, dilatih, diajarkan. Maka pasti semua siap,” tandas Hadler.

Diketahui, UNBK di SMASKRIS YPKPM Ambon dipantau Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, M.Husen, Pengurus Yayasan PKPM Ambon D.Latuihamallo, dan petugas PLN wilayah Maluku. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *