by

43 Persen Wajib e-KTP di Ambon Belum Perekaman

-Kota Ambon-91 views

AMBON,MRNews.com,- Dari 200 lebih wajib e-KTP di Kota Ambon, 43 persen diantaranya belum lakukan perekaman. Sisanya 57 persen sudah memperoleh e-KTP.

“Secara keseluruhan, wajib KTP ada 200 ribu lebih. Kita sudah capai 57 persen yang memperoleh e-KTP, sisa 43 persen yang memang belum perekaman,” tandas Plt kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Ambon Selly Haurissa kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu (29/7).

Untuk saat ini, diakui Selly, yang sudah perekaman e-KTP dan statusnya print ready record (PRR) atau sudah diprint seluruhnya 5ribu lebih, 2 ribu sudah diambil, tersisa 3 ribuan belum diprint.

Agar tidak bertumpuk dan ribet, pihaknya telah menyerahkan secara simbolis kepada ke desa/kelurahan yang berada di kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) dengan empat desa hadir mewakili yaitu Kilang, Ema, Hatalai dan Naku. Selanjutnya dibagi ke masyarakat.

“Hanya catatan penting, jangan dibagi ke kepala desa/lurah dilanjutkan ke RT lalu RT pungut biaya lagi di masyarakat, itu tidak boleh. Karena itu gratis maka tidak ada pungutan biaya sepeser pun dari masyarakat. Ini agar jadi perhatian,” tegasnya.

Oleh karenanya bagi warga yang belum perekaman, dirinya mengimbau agar segera melakukan perekaman sehingga tidak sampai bertumpukan dengan warga yang ingin mengurus bantuan langsung tunai (BLT) dan keperluan administrasi kependudukan lainnya.

“Nanti kalau sudah penumpukan, baru marah-marah. Padahal ada waktu tidak pakai pengurusan. Tapi memang sementara ini perekaman di kecamatan belum dibuka sebab kita masih menunggu instruksi lanjut dari pa Walikota. Mudah-mudahan saat new normal sudah bisa perekaman lagi,” tutur Selly.

Selain itu, Selly bersyukur sebab akhir pekan lalu Dirjen Dukcapil Kemendagri telah serahkan 2000 blanko e-KTP untuk pemerintah kota (Pemkot) Ambon. Nantinya diperuntukan untuk masyarakat yang belum perekaman dan yang sudah perekaman tapi belum cetak.

“Memang tidak cukup jika dihitung jumlah yang perekaman dengan blanko. Itu diluar yang katong ajukan beberapa waktu lalu. Bulan kemarin katong dapat 8000 blanko, yang khusus untuk PRR dan KTP sementara yang kita sudah print,” tukasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed