by

2021, Dishub Rencana Permanenkan Sistem Shift & Gabung Trayek Angkot

AMBON,MRNews.com,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon berencana sistem shift untuk angkutan kota (Angkot) yang berjalan/berlaku saat ini dimasa PSBB transisi akan dipermanenkan pada tahun 2021. Demikian pula penggabungan trayek Angkot.

Namun sebelum tiba pada penerapan kebijakan tersebut, akan didahului kajian secara mendalam oleh dinas melibatkan berbagai stakeholder agar benar-benar matang dan efektif ketika berjalan.

“Sistem shift yang sementara diberlakukan di tahun ini akibat Pandemi Covid-19 bagi Angkot akan dikaji ulang dan kita berencana akan kembali berlakukan khusus untuk Angkot di Kota Ambon,” tandas Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon Robby Sapulette kepada awak media di Balai Rakyat Belakang Soya, Kamis (26/11/20).

Jika kemudian dari hasil kajian yang dilakukan bisa diterima oleh seluruh elemen khususnya pelaku usaha Angkot dan pengemudi dengan melihat bisa memberi hasil yang lebih baik dibanding sebelumnya maka akan diberlakukan.

Diakui, aspek positif dari sistem shift salah satunya adalah banyak waktu istirahat bagi para pengemudi Angkot, karena satu hari beroperasi, satu hari berikutnya bisa istirahat.

“Jadi ada jeda waktu untuk pengemudi angkot istirahat. Kalau dalam perhitungan ekonomi itu menguntungkan bagi pengemudi dan pemilik kendaraan, maka sistem itu diberlakukan,” beber Sapulette.

Selain itu, menurutnya, sistem shift juga sangat membantu, karena tingkat kepadatan di Kota Ambon semakin meningkat, sehingga sistem ini bisa mengurangi tingkat kemacetan yang terjadi.

“Kita akan lihat perkembangannya dan akan kaji secara baik apakah manfaatnya lebih baik atau tidak. Kalau lebih efektif, bisa kita pertahankan sistem tersebut supaya bisa mengurangi kemacetan juga di Kota Ambon,” terangnya.

Kajian mendalam juga tambah Sapulette, akan dilakukan bersamaan dengan rencana penggabungan trayek ditahun depan yang sebenarnya sudah harus dilaksanakan tahun ini.

“Hanya saja bertepatan dengan Pandemi Covid-19 rencana itu belum berjalan. Tahun depan kita akan kaji semuanya. Bila hasil kajian nanti memberikan kepuasan bagi pemilik kendaraan maupun pengemudi, kita laksanakan,” demikian Sapulette. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed