by

18 Tenaga Medis dr Ishak Umarella Terpapar COVID-19

-Maluku-288 views

AMBON,MRNews.com,- Usai tenaga medis di RSUD dr Haulussy maupun beberapa Puskesmas di Kota Ambon positif COVID-19 dan sebagian diantaranya masih menjalani perawatan/isolasi, kini kabar sedih kembali muncul tatkala 18 tenaga medis dr Ishak Umarella Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Maluku Tengah diketahui terpapar virus ganas tersebut.

Pasalnya, berdasarkan Rapid tes para tenaga medis itu menunjukkan reaktif. Termasuk pula Swab tes yang telah menunjukkan positif COVID-19. Kabar tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Maluku Melky Lohy kepada awak media di kantor Gubernur, Kamis (11/6/20) sore.

“Terkait beberapa petugas rumah sakit dr Isak Umarella itu nanti besok akan kita berikan keterangan secara lengkap inisial dan kodefikasi. Tetapi kami menginformasikan bahwa berdasarkan hasil Rapid dan Swab tes, ada sejumlah 18 orang tenaga medis yang terkonfirmasi reaktif dan Positif COVID-19,” jelas Lohy.

Dikatakan Lohy, 18 tenaga medis yang positif Swab, dari sebelumnya pemeriksaan terhadap 22 tenaga medis, dengan 18 reaktif dan langsung diambil Swab yang hasilnya positif.

Namun dari informasi yang didapat, hasil Swab ke-18 tenaga medis itu baru keluar hari ini. Mereka bagian dari proses tracing salah satu pasien yang sudah terkonfirmasi sebelumnya. Belum diketahui pasti dari kasus nomor berapa.

Terhadap kondisi 18 orang tenaga medis terpapar itu, lanjut mantan Kadisnakertrans Maluku, kemungkinan akan ada langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda) dan Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Maluku terkait dengan mengisolasikan pelayanan dan operasional dr Ishak Umarella seperti yang dilakukan sebelumnya pada RSUD dr Haulussy-Ambon.

“Akan diisolasi seperti cara yang kita lakukan terhadap RSUD dr Haulussy. Meski sudah diketahui 18 tenaga medis terkonfirmasi tapi mereka tidak termasuk didalam data rilis kasus kita hari ini. Sebab sebagaimana biasanya, ketika data masuk diatas jam 12.00 WIT maka akan disampaikan besok inisial dan kodefikasinya,” tukasnya.

Termasuk akan dipikirkan kemungkinan
karena RS Ishak Umarella diisolasi maka tambahnya, 18 tenaga medis itu juga akan isolasi disana. Karena mereka hanya orang tanpa gejala (OTG) yang terpapar ketika melakukan pelayanan terhadap pasien. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed