by

Kontak Erat Dengan Pasien 25, Satu PDP Meninggal

-Maluku-703 views

AMBON,MRNews.com,- Kabar duka saat Pandemi COVID-19 kembali datang. Ketika satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang melakukan kontak erat langsung dengan pasien kasus 25 Maluku atau 18 Ambon, meninggal dunia siang tadi sekira pukul 13.00 WIT di RSUD dr Haulussy-Ambon.

PDP itu berinsial RL (19). Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku Murad Ismail di lobby kantor Gubernur, Jumat (8/5).

“Beberapa saat lalu, satu orang PDP menghembuskan nafas terakhir di RSUD Haulussy pukul 13.00 WIT inisial RL (19). Kebetulan yang bersangkutan adalah orang yang melakukan kontak erat dengan almarhum pasien kasus 25,” kata Murad.

Dilanjutkan, almarhum RL ini sudah diambil Swab dan sementara menunggu hasil pemeriksaan Swab. Namun jenazah tetap akan dimakamkan dengan protokol COVID-19.

“Sebenarnya dia (RL) belum terkonfirmasi positif COVID. Namun kita harus lakukan itu karena dia dengan almarhum kasus 25 berkontak erat,” beber mantan Kapolda Maluku.

Sementara, Juru Bicara Gustu COVID-19 Kota Ambon Joy Adriaansz mengaku, almarhum tetap akan dimakamkan sesuai protokol COVID di TPU Desa Hunuth, meski statusnya PDP dan Rapid tes non reaktif atau negatif. Hal itu sebagai langkah antisipasi jika kemudian hasil Swab positif.

“Kita sudah ambil sampel Swab-nya. Sampel itu yang nanti diperiksa. Kita antisipasi jangan sampai sudah pemakaman tidak secara COVID lalu tiba-tiba Swab positif. Pasien dimakamkan hari ini, jenazah sedang disiapkan untuk dibawa ke TPU. Almarhum awalnya dievakuasi pukul 1.30 WIT dinihari dan tiba di RSUD pukul 03.00 WIT dini hari, meninggal jam 1 siang,” terangnya.

Sebelumnya, diakui Joy, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perindag Kota Ambon sudah melakukan tracking dan tracing terhadap keluarga dan masyarakat yang diketahui melakukan kontak dengan almarhum pasien 18 Ambon atau 25 Maluku.

“Tracking kemudian diperluas lagi. Mengingat status almarhum yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 sesaat setelah meninggal,” terang Kadis Kominfo-Sandi Kota Ambon itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed