by

Lomba Menulis di Iha-Kulur Diapresiasi Kadisdikbud SBB

-Kab.SBB-173 views

AMBON,MRNews.com,- Lomba menulis Ramadhan dan Pandemi Covid-19 yang digagas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Inspirasi Iha Ulupia di Negeri Iha Kulur Kecamatan Huamual diapresiasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) M Sangadji.

“Tampak di negeri Iha Kulur ada TBM Rumah Inspirasi yang inisiasi lomba. Kami sungguh mengapresiasi langkah kongkrit anak muda disana. Apalagi sudah bersedia terlibat langsung dengan membuka event-evet lomba meski hanya lokalitas disana. Tapi sangat baik dan membantu proses pendidikan formal yang dijalankan di sekolah-sekolah,” akui Sangaji dalam rilis TBM Rumah Inspirasi, Selasa (28/4).

Sebab bagi Sangadji, menulis memiliki makna dalam kehidupan sebab dapat membawa berkah bagi penulis itu sendiri, maupun membawa manfaat bagi orang lain. Apalagi kepada keluarga, akan membawa kebanggan luar biasa atas karya yang ditorehkan.

“Olehnya itu, kemampuan membaca dan menulis sebaiknya diajarkan sejak dini. Ya melalui kegiatan-kegiatan seperti yang digelar pemuda-pemudi kita di negeri Iha dan Kulur saat ini,” tukasnya.

Lomba mengasah kemapuan literasi saat musim pandemi menurut dia sangat cocok mengisi waktu renggang dirumah.

“Sekarang kita semua lagi berikhtiar dengan duduk di rumah saja. Ini anjuran pemerintah dari pusat hingga daerah termasuk kabupaten kita. Sekolah diliburkan. Maka sangat pas kiranya lomba ini digelar,” tegasnya.

Sangadji menjelaskan, dimasa kini, kemampuan membaca dan menulis sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan anak dibidang akademik. Orang tua harus mampu memutar otak agar anak bisa membaca dan menulis tanpa harus membuat anak merasa tertekan dan stres.

Maka, lanjutnya, sangat penting bila saat ini sedini mungkin mulai menanamkan minat baca dan tulis dengan cara menyenangkan, salah satunya dengan lomba ini. Sebab membaca dan menulis dapat mengembangkan otak anak agar mampu memahami sesuatu dengan cepat. Untuk pemula biasanya disebut masa golden age.

“Membaca merupakan kunci kesuksesan akademik ketika anak-anak belajar membaca diumur sangat muda maka ia akan memiliki pengetahuan umum lebih banyak, memperbanyak kosakata, meningkatkan kemampuan menulis dan berkomunikasi verbal,” tegas dia.

Semangat ini kata Sangadji, wajib ditinggikan terlebih dilembaga pendidikan formal. Tidak terlepas pula peran pemuda yang peduli pada pendidikan di negerinya.

Sebabnya, dia menghimbau guru-guru diwilayah negeri Iha dan Kulur dan petuanan aktif mendorong, membimbing anak didiknya ikut serta dalam lomba tersebut. “Saya yang akan langsung menandatangani sertifikat para peserta lomba nantinya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lomba menulis itu telah dibuka sejak hari pertama Ramadhan 1441 H bagi pelajar tingkat SD, SMP/MTs dan SMA/MA se-negeri Iha dan petuanan. Jenjang SD, Rumah Inspirasi mengajak mereka menulis pengalaman seputar bulan Ramadhan.

SMP/MTs, dengan tema Hikmah Puasa Bersama Keluarga dan bagi jenjang SMA/MA mengusung tema Ramadhan Ditengah Pandemi Covid19. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed