by

Cegah Covid-19, GAMKI Minta Batasi Penumpang Masuk-Keluar MBD

-Kab.MBD-412 views

AMBON,MRNews.com,- DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku Barat Daya (MBD) meminta pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo lewat Menteri Perhubungan (Menhub) agar memberikan kewenangan penuh bagi pemerintah daerah melakukan pembatasan dalam skala besar arus penumpang masuk dan keluar di Kabupaten MBD.

Permintaan tersebut sangat penting. Guna membatasi sekaligus memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease (Covid-19) melalui orang/penumpng yang masuk dan keluar di Bumi Kalwedo.

Karena itu, Ketua DPC GAMKI MBD Albert Efraim Kofit mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 agar melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan melakukan pembatasan arus penumpang masuk dan keluar Maluku termasuk di wilayah MBD.

“Kemaslahatan masyarakat MBD ada pada kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, kami sangat harapkan perhatian pemerintah. Ingat, satu nyawa orang-orang di MBD sangat berharga, lebih berharga dari harga jual masker di pasaran, harga APD dan fasilitas kesehatan lainnya,” ingat Kofit dalam rilisnya yang diterima Mimbarrakyatnews.com, Rabu (8/4/2020).

Sebagai elemen pemuda, GAMKI kata Kofit, mendukung seluruh bentuk dan upaya serta kebijakan pemerintah daerah (Pemda) dalam mencegah dan menangani penyebaran Covid-19 di Kabupaten MBD.

“Kami berterima kasih kepada Pemda MBD yang berkeinginan baik mengucurkan sejumlah besar anggaran daerah untuk mencegah dan dan menangani Covid-19 di bumi Kalwedo,” tukasnya.

Tak lupa, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu taat dan dengar-dengaran terhadap himbauan pemerintah, gereja dan stakholder lainnya.

“Karena kepentingan kita hanya satu yakni mencegah dan menangani Covid-19 serta demi kemaslahatan kita bersama di MBD,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed