by

Cegah Corona, Walikota Batasi Perjalanan Dinas Staf ke LD

-Kota Ambon-428 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon Richard Louhenapessy akan membatasi perjalanan dinas staf Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon ke Luar Daerah (LD) untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan sebagai langkah memproteksi diri dari penyebaran virus Corona, meski belum ada kasus di Kota Ambon.

“Sampai dengan hari ini belum. Yang sekarang kita sementara pikirkan mungkin saya mau batasi dulu perjalanan staf Pemkot ke luar daerah. Sebab memang ada hal yang belum terlalu mendesak, masih normal. Itu yang sementara kita pikirkan,” ujar Walikota kepada awak media di Ambon, Sabtu (14/3).

Pembatasan itu penting. Karena di ibukota Jakarta, corona sudah tersebar kemana-mana. “Repotnya, jangan sampai ada yang kena diluar daerah, kembali dan interaksi dengan orang lain, itu bisa berpengaruh. Misalnya, saya sudah pikirkan, sampai dengan Ambon ada indikasi itu mungkin kita akan ambil kebijakan represif,” jelas Walikota.

Tentu sebagai Walikota, dia mengaku, tetap akan menyesuaikan dengan kebijakan nasional. Tapi memang harus siapkan antisipasi. Corona tidak berbahaya seperti demam berdarah yang tingkat kematiannya jauh lebih tinggi. Namun penyebaran corona sangat cepat sekali. Apalagi kalau tidak ditangani, bisa saja berdampak lebih fatal lagi buat masyarakat.

“Memang kita harus antisipasi. Sampai hari ini kita bersyukur belum ada indikasi di Ambon. Hasil survey terbaru dari lembaga independen soal kondisi iklim Indonesia, kota Ambon termasuk skala iklim atau udara yang baik sekali. Tapi itu tidak berarti kita langsung bersenang-senang, bersukacita. Kita harus prepare, antisipasi semua itu,” terangnya.

Untuk lebih detail soal kebijakan lain yang akan diambil, dirinya melakukan rapat bersama seluruh pejabat pimpinan OPD Pemkot Ambon.

“Saya baru rapat dengan staf jam 12 siang untuk bicarakan. Jadi mungkin minggu depan kita sudah bisa ambil langkah lah,” tukasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed