by

Renuat Pertanyakan Kinerja Sekda Malra

-Kab.Malra-536 views

AMBON,MRNews.com,- Aktivis Pemuda Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Igo Guevara Renuat mempertanyakan kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Malra defenitif Ahmad Yani Rahawarin yang baru dilantik Bupati Malra kurang lebih dua minggu lalu, tapi sudah membuat “blunder”.

Pasalnya proses seleksi uji kompetensi pejabat administrator dalam lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malra dianggap inkonstitusional. Dibuktikan dengan Surat Sekda Malra nomor : 893.2/103/BKPSDM/2020.

“Sangat disesalkan. Sebab kita tahu, sesuai PP nomor 13 tahun 2002 perubahan atas peraturan pemerintah nomor 100 Tahun 2002 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural, Sekda bertindak sebagai ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (BAPERJAKAT) sehingga memiliki peran sangat penting dalam proses seleksi jabatan pada lingkup Pemda Malra,” sesal Renuat.

Diketahui, proses uji kompetensi pejabat administrator yang sedang berlangsung dilingkup Pemda Malra sementara berlangsung dan terkesan tidak sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

“Ini adalah langkah awal beliau sejak diangkat menjadi Sekda Malra. Harusnya Pak Sekda lebih banyak memahami dan menguasai aturan dan regulasi agar tidak bertentangan dengan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS,” ingat Renuat saat menghubungi media ini via seluler, Kamis (5/3/2020).

Apa yang dilakukan Sekda diakui Renuat, berbanding terbalik dengan Wakil Bupati (Wabup) Malra Petrus Beruatwarin. Sebab Petrus bersikap tegas dengan memberikan pernyataan keras terhadap proses uji kompetensi pejabat administrator dilingkup Pemda Malra dan berani membeberkan proses inkonstitusional itu kepada khalayak ramai.

Sebab itu, dia berharap, Wabup tetap komitmen dan konsisten dalam memantau dan mengawal penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Malra. Salah satunya dengan mengawasi proses uji kompetensi jabatan administrator dilingkup Pemda Malra,

Serta tetap bertanggungjawab untuk bersama-sama Bupati Thaher Hanubun dalam mengawal pemerintahan agar berjalan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita harapkan demikian. Demi kemajuan kabupaten Malra tercinta. Sebagaimana yang telah diucapkan melalui sumpah dan janji bapak berdua.” tutup Renuat.

Diketahui, beberapa saat lalu Wabup Malra Petrus Beruatwarin dalam pernyataannya kepada media setempat, mengungkapkan kekesalan terhadap proses uji kompetensi pejabat administrator dilingkup Pemda Kabupaten Maluku Tenggara yang dinilai cacat hukum. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed