by

Bayi Gizi Buruk Dikunjungi Duta Parenting Maluku

AMBON,MRNews.com,- Bayi Helena Ele (8 bulan) yang kabarnya mengalami kekurangan gizi (gizi buruk) dan sementara dirawat di RSUD dr Haulussy-Ambon, dikunjungi duta parenting (perangi stunting) provinsi Maluku Widya Murad Ismail, Jumat (31/1/2020).

Saat membesuk Helena, selain buah-buahan, Widya juga membawa makanan tambahan untuk balita, dan santunan kepada orang tua Helena, guna meringankan beban mereka. Orang tua Helena, Martin dan Ayu menyambut haru pemberian Widya.

“Sabar ya bu. Cepat sembuh ya nak,” kata Widya sembari memberi semangat bagi orang tua Helena untuk bersabar dan harus berjuang agar Helena bisa keluar dari krisis gizi yang dialaminya.

Tak hanya Helena, Widya juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa pasien anak gizi buruk yang berasal dari Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan salah satu bayi yang memiliki benjolan cukup besar di kepala. Semuanya dalam penanganan di RSUD dr. Haulussy.

“Saya turut prihatin. Ini bentuk perhatian saya sebagai ibunya orang Maluku, ibunya anak-anak Maluku. Anak-anak ini membutuhkan perhatian dan kasih sayang kita,” kata Widya mengingatkan.

Dirinya juga mengingatkan bahwa anak-anak sangat membutuhkan asupan gizi untuk tumbuh kembang mereka. “Tidak perlu mahal-mahal, yang penting makanannya sehat,” ingatnya.

Widya mengakui, kunjungan yang dilakukannya ini sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya ibunya anak-anak Maluku. “Tadinya saya mengetahui ada anak yang terkena gizi buruk dari media sosial, dan saya langsung ingin menengok mereka,” ucapnya.

Diketahui, sebagai duta parenting, Widya saat ini sedang gencar melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan gizi buruk dan stunting pada anak-anak di Maluku. Berbagai upaya dilakukan. Turun langsung sosialisasi serta bersinergi dengan dinas dan instansi vertikal lainnya untuk memberikan bantuan langsung ke masyarakat.

dr. Sriwahyuni Joko yang menangani Helena mengatakan, bayi mungil itu menderita gizi buruk tipe campuran yaitu kekurangan energi dan kekurangn protein. Maka saat ini fokus perbaiki gizinya terlebih dulu baru penanganan lain. “Sekarang kita fokus memperbaiki gizinya,” kata Sriwahyuni.

Dalam kunjungan itu, Widya didampingi Kepala RSUD dr. Haulussy Rita Tahitu, Kepala BKKBN Maluku Renta Rego, Kepala Dinas Sosial Maluku Sartono Pining, Kepala Dinas Dukcapil Maluku Mustafa Sagadji. (**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed