by

Malas, 60 PNS & Honorer Kabupaten Buru Kena Sanksi

NAMLEA,MRNews,com.- Sebanyak 60 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer menerima “tendangan pinalti” sanksi berat dan ringan di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru selama tahun 2019. PNS dan honorer yang mendapat pinalti hukuman disiplin baik itu hukuman berat maupun ringan selama kurun waktu 1 bulan tidak menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Buru Efendi Rada saat memberikan materi kedisiplinan pada kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) semester II di lokasi SD Negeri 4 Waeapo unit 16 Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru, Jumat (24/1/2020).

Kata Rada, atas dasar peraturan pemerintah no 53 tahun 2017 tentang kedisiplinan, seorang PNS dalam menjalangkan tugas sebagai abdi negara, dan tindakan yang diambil baik itu hukuman ringan maupun berat hingga mengarah ke pemecatan dilakukan berdasarkan bukti absensi atau daftar hadir dan laporan yang fair setelah dibuktikan di lapangan.

“Tindakan pengambilan kedisiplinan atas hukuman berat dan ringan terhadap seorang guru yang suka lalai dalam tugasnya, itu perintah aturan dan kami menjalankannya” ungkap Rada.

Dengan demikian lanjutnya, bagi seorang guru, untuk tidak mendapat sanksi hukuman ringan maupun berat yang mengarah pemecatan diharapkan dapat menegakkan kedisiplinan dalam tugasnya. Karena selama ini penetapan PNS dalam tugas di tempat yang baru berdasarkan prosedur didasari surat pernyataan PNS, yang siap ditempakan dimana saja dan diutamakan disiplin dan menjunjung tinggi nilai dan norma- norma dalam aturan sebagai seorang ASN.

“Kepada Kepsek yang bertugas di sekolah dimana saja, bilamana ada dewan guru yang yang minta izin mendesak, diharapkan pimpinan dapat memberikan izin sesuai ambang batas waktu bagi ASN. Bilamana ambang waktu yang diberikan lebih dari sebulan atau dibawah satu tingkat, maka yang bersangkutan akan mendapat pinalti proses hukuman” jelas Rada. (MK-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed