by

Kapolda Maluku & Dansat Brimob Jenguk Bharatu Luki Korban Penembakan KKB

AMBON,MRNews.com,- Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa didampingi Ibu Ketua PD Bhayangkari Maluku Ny. Swanly Lumowa dan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad Guntur menjenguk Bharatu Luki Darmadi (26) anggota Brimob Polda Maluku, yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1) lalu.

Diketahui, Bharatu Luki mengalami luka tembak pada bagian paha kiri dalam insiden tersebut, dan kini sedang menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Djati Jakarta. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Mohamad Roem Ohoirat mengatakan, kondisi Bharatu Luki kini semakin membaik, setelah menjalani perawatan di RS Polri.

“Siang tadi, pak Kapolda bersama ketua PD Bhayangkari Polda Maluku dan Dansat Brimob menjenguk anggota kita (Bharatu Luki) korban penembakan di Nduga Papua yang sementara dirawat di RS Polri. Kondisi Bharatu Luki semakin membaik,” ungkap Ohoirat kepada media di Ambon, Selasa (21/1/2020).

Menurutnya, kedatangan Kapolda dan Dansat Brimob sebagai bentuk dukungan dan penyemangat bagi Bharatu Luki, yang sementara menjalani perawatan di RS Polri, pasca dirujuk RS Mitra Masyarakat/RSMM Timika, usai insiden penembakan itu. “Itu sebagai bentuk dukungan dan semangat bagi Luki, yang tengah menjalani masa penyembuhan,” tutur Kabid.

Mantan Kapolres Maluku Tenggara itu, turut meminta, doa seluruh masyarakat Maluku untuk kesembuhan Bharatu Luki. “Kita dan seluruh masyarakat Maluku, terus mendoakan Bharatu Luki, agar cepat sembuh sehingga bisa kembali bertugas seperti sediakala,” tandasnya.

Bharatu Luky Darmadi mengalami luka cukup serius di paha kiri akibat terkena tembakan senjata api KKB saat kontak senjata di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (11/1) pagi. Luki tergabung dalam Satgas Aman Nusa. Saat kontak tembak itu, personel Brimob Polda Maluku Pos Bandara Kenyam dipimpin Bripda Imran Hataul selaku Komandan Regu 2 Pe­leton 2 dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Sebelum terkena timah panas sekitar pukul 06.28 WIT, korban menuju ke tempat pembuangan sampah untuk membuang sampah yang berada di sekitar ujung bandara. Sayangnya, saat baru menyeberang jalan tepatnya samping pos Brimob dengan jarak sekitar 50 meter, tiba-tiba bunyi rentetan tembakan yang diperkirakan dari jarak 120 meter. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed