by

Gereja Imanuel Karpan Bakal Jadi Destinasi Rohani di Maluku

-Maluku-138 views

AMBON,MRNews.com,- Gedung Gereja Imanuel Karang Panjang (Karpan) Klasis Kota Ambon bakal menjadi destinasi rohani atau pekabaran injil di Maluku. Selain arsitektur bangunannya yang menarik dengan view indah di ketinggian menengadah ke Teluk Ambon dan memiliki tiga kubah diatas gedung Gereja sebagai lambang atau simbol ke-Tritunggal-an Gereja.

Tetapi hal utama dari Gereja yang baru diresmikan dan ditahbiskan, Minggu (8/12/19) ini karena ada salah satu penginjil asal Jepang bernama Ryohichi Katoh yang bernazar untuk abu atau debu jenazahnya dititipkan di jemaat GPM Imanuel Karpan dan telah dijadikan monumen untuk bisa dikunjungi.

“Atas pertimbangan itu, maka kami mau jadikan Gereja Imanuel Karpan sebagai salah satu destinasi wisata rohani bagi orang-orang yang mau berkunjung ke Gereja Protestan Maluku (GPM). Nantinya akan kita cakapkan lebih lanjut pada sidang MPL atau sidang Sinode,” tukas ketua MPH Sinode GPM Pendeta A.J.S Werinussa kepada awak media usai pentahbisan dan peresmian gedung Gereja Imanuel Karpan, Minggu (8/12/19).

Karena itu lanjutnya, ada gagasan yakni rumusan doa Bapa Kami diterjemahkan dalam semua bahasa daerah, lokal di Maluku-Maluku Utara dan diabadikan pada pilar beton depan Gereja termasuk bisa dalam bahasa Jepang sebagai penghormatan untuk sang penginjil. Sehingga ketika orang datang berkunjung, ada makna penting diperoleh sebagai sebuah situs rohani. Dimana tak hanya sekedar gedung tempat ibadah tapi harus menarik untuk dikunjungi, salah satunya.

Mungkin kata Werinussa, ada konsep atau gagasan lain. Misalnya halaman gereja yang luas ini juga bisa ditata untuk membuat gazebo untuk warung kopi yang nantinya dikelola oleh ibu-ibu janda sehingga anak-anak bisa datang, bercerita di kompleks gereja ini, agar budaya mencintai gereja itu dibangun lagi. Selain menikmati situs rohani dan view gereja nan indah. Dengan demikian, ibu-ibu janda pun pendapatannya terjamin.

“Terutama bagi generasi millenial yang karena pengaruh teknologi, harus diberi nilai-nilai menghadapi berbagai tantangan di era digital. Gereja hanya bisa buat itu, beri ruang bagi mereka bercengkrama, berdiskusi, sehingga dengan sendirinya mereka sadar kemajuan teknologi tidak masalah, tapi teknologi harus dipakai bangun hidup, bukan mencelakai,” tukasnya.

Gubernur Maluku Murad Ismail pun menyambut positif dan mendukung penuh rencana Gedung Gereja Imanuel Karpan nantinya sebagai destinasi wisata atau situs rohani di Maluku. Sebagai momentum menuju Ambon sebagai daerah tujuan wisata tahun 2020 dan demikian juga Maluku nantinya.

“Sebagai orang Maluku harus berbangga ada icon Gedung Gereja Imanuel yang berada di puncak ketinggian dengan berbagai situsnya. Nanti juga kita akan pugar gereja-gereja yang lama. Ini perpaduan luar biasa. Nanti saya juga akan resmikan Gereja di Ulath pada 24 Desember. Saya berkeinginan kesana karena pembangunannya katanya luar biasa,” tuturnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed