by

14 Januari, 14.548 SDM Kesehatan di Maluku Jalani Vaksinasi Covid-19

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 14.548 SDM kesehatan di Provinsi Maluku akan menjalani vaksinasi Covid-19 yang direncanakan serentak se-Indonesia pada 14 Januari 2021.

Hal ini diungkapkan ketua harian Satgas Covid-19 provinsi Maluku Kasrul Selang kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

Diketahui, pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku melalui Satgas Covid-19 hari ini telah menerima 15.120 dosis vaksin Sinovac yang dikirim dari pemerintah pusat dan disimpan di gudang farmasi milik dinas kesehatan.

“Jumlah SDM kesehatan di Maluku kurang lebih ada 14.548 pada 11 kabupaten/kota. Katong sementara tunggu pelaksanaan. Arahan awal itu, mudah-mudahan kalau tidak ada perubahan tanggal 14 Januari serentak seluruh Indonesia dilakukan vaksinasi,” ujar Kasrul.

Dikatakan Kasrul, dalam petunjuk teknis (Juknis) itu, periode pertama Januari-April 2021 ada dua tahap pengiriman. Tahap pertama 15.120 botol untuk semua SDM kesehatan.

Artinya semua orang yang bekerja di fasilitas kesehatan (Faskes) apakah security, cleaning servis semua harus di-vaksinasi.

Selanjutnya kata dia, Satgas provinsi bertugas mendistribusi hingga ke semua kabupaten/kota. Nanti kabupaten/kota akan distribusi lanjut ke Faskes setempat apakah itu Puskesmas atau rumah sakit.

“Kiriman 15.120 botol itu dosis pertama. Dengan jarak suntik dosis pertama ke kedua kurang lebih 14 hari. Saat ini katong sudah sampai pada tahapan pengisian daftar SDM kesehatan yang siap vaksin beserta nomor kontaknya. Ini akan bergulir terus sampai batas waktunya,” jelasnya di kantor Gubernur.

Hingga Senin (4/1) pagi, diakui Kasrul, dinas kesehatan masih menginput data dan sudah 62,5 persen untuk register ulang nama dan nomor kontak SDM kesehatan.

Khusus nomor kontak, sangat diperlukan sebab nanti semuanya akan mengisi aplikasi sesuai sistem rujukan BPJS selaku pelaksana yaitu primary care (P-Care) vaksin.

“Sekarang dengan vaksin yang dimodifikasi dengan P-Care vaksin, dari semua kabupaten/kota harus ada SK yang menetapkan Faskes vaksinasi misalnya puskesmas, RS. Setelah itu ditentukan PIC, orang yang bertanggung jawab dan diberikan User ID,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku itu.

Jadi tambah Kasrul, mulai 3 Januari, Bio Farma sudah mulai lakukan pengiriman ke provinsi-provinsi. Kebetulan Maluku dapat giliran di tanggal 4 dan sudah tiba di Ambon. Penyimpanan dilakukan diantara 2-8 derajat celcius.

“Untuk persiapandi Maluku, katong sudah buat workshop kepada para vaksinator, siap peralatannya dan seterusnya. Hari ini katong vicon dengan Kemenkes, hasilnya akan katong bicarakan besok dengan kabupaten/kota bagaimana selanjutnya terkait itu. Awal ada 7 provinsi prioritas vaksinasi. Sekarang tidak, 34 provinsi prioritas,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed