by

12 Ribu Pelaku UMK Bakal Diperjuangkan Terima BPUPM 2021

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 12.000 pelaku usaha mikro kecil yang tidak terverifikasi pemerintah pusat karena masalah administrasi sehingga gagal mendapat Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan program Presiden Republik Indonesia tahun 2020 bakal diperjuangkan dinas koperasi dan usaha kecil menengah (Diskop-UKM) Kota Ambon.

Kepala dinas koperasi dan UKM Kota Ambon Marthen Keiluhu mengaku pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mereka 12 ribu pelaku usaha mikro itu juga akan merasakan BPUM ditahun 2021.

“Kekurangannya dimana, nanti kita akan lihat dan kembali usulkan. Pastinya 12.000 pelaku usaha ini akan jadi prioritas kami di Dinas Koperasi,” sebut Keiluhu kepada media ini di Balaikota Ambon, Senin (5/4/2021).

12 ribu itu sebutnya, bagian dari program Presiden Joko Widodo tahun lalu bagi pelaku usaha yang terdampak Pandemi Covid-19 yaitu BPUM, selanjutnya dalam tahun ini juga.

Dimana dari 30 ribu data pelaku usaha yang diusulkan, terverifikasi menerima BPUM hanya 18 ribu.

“30 ribu calon penerima yang kita usulkan tahun lalu ke pemerintah pusat untuk mendapat BPUM. Namun yang terverifikasi hanya 18.000. Kemungkinan mereka sudah dapat BPUM,” jelas Keiluhu.

Disinggung jumlah BPUM yang diberikan per-orang yang layak menerima, tambah dia, kalau pihaknya tidak mengatahuinya, karena langsung dicairkan ke rekening tiap penerima dari pemerintah pusat.

Diskop-UKM Kota Ambon kata Keiluhu, hanya mendata warga yang layak untuk mendapatkan bantuan tersebut dan disampaikan ke pemerintah pusat. Selanjutnya diverifikasi data oleh pemerintah pusat dan dikirim bantuan melalui bank.

“Itukan langsung dicairkan dari ke rekening masing-masing penerima bantuan. Kami tidak lakukan pencarian. Eksekutor pencairan di Bank BRI dan BNI, kami tidak,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed