by

116 Peserta Ikut Seleksi Cakepsek, Ini Pesan Walikota

-Kota Ambon-306 views

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 116 Peserta yang terdiri dari 86 orang untuk jenjang SMP dan 30 orang untuk jenjang SD, mengikuti seleksi calon Kepala Sekolah (Kepsek) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Seleksi itu bakal berlangsung selama 2 (dua) hari.

Sebelum membuka seleksi dimaksud, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, rangkaian seleksi ini bagian dari upaya Pemkot Ambon mempersiapkan para kepala sekolah yang memiliki kemampuan berdata saing, kreatif inovatif, partisipatif dan menyeluruh. Karena dunia pendidikan sebagai sarana paling efektif dalam penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi di era digitalisasi ini.

“Sistem rekrutmen dan pembinaan karir kepala sekolah/madrasah yang berlaku selama ini belum sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Karenanya, upaya penataan sistem itu dibuat agar para kepala sekolah/madrasah dapat memenuhi kompetensi sebagaimana yang diharapkan yakni kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervise dan sosial,” tandas Louhenapessy di Gedung Merah Putih Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku, Selasa (10/4).

Apalagi kata Walikota, proses belajar saat ini tidak saja berkutat didalam kelas, tetapi juga menggunakan media digital, online dan telekonferensi. Karenanya, peran guru bahkan kepala sekolah dituntut pada era digital ini harus berbeda dibandingkan masa lalu. Dimana guru tidak mungkin mampu bersaing dengan mesin, karena mesin jauh lebih cerdas, berpengetahuan dan efektif.

Sehingga, menurutnya kepala sekolah kedepan diharapkan dapat mengedepankan pendidikan karakter yang mendorong peran dan fungsi guru untuk mengajarkan nilai-nilai etika, budaya, kebijaksanaan, pengalaman hingga empati sosial. Karena nilai itulah yang tidak diajarkan mesin. Guru juga perlu mulai mengubah cara mengajar dan fleksibel memahami hal baru yang cepat.

Artinya perannya lebih ditekankan sebagai sumber belajar yang memberi pengetahuan, jadi mentor, fasilitator, motivator sekaligus inspirator, sehingga dapat mengembangkan imajinasi, kreativitas, karakter serta tim kerja siswa yang dibutuhkan pada masa depan.

“Ingatlah, bahwa keberhasilan proses ini dapat menghasilkan pimpinan-pimpinan sekolah yang berkualitas, yang bekerja dengan hati dan dapat mendukung program pemerintah kota Ambon dalam perwujudan Ambon Smart City, bukan hanya sebagai kota bisnis, kota wisata dan kota musik tetapi juga sebagai kota pendidikan,” demikian Louhenapessy. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed