100 Hari Kerja, Noach Fokus Pemberdayaan

AMBON,MRNews.com,- Setelah dilantik menjadi Bupati MBD untuk sisa masa jabatan 2016-2021 oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail, Benyamin Thomas Noach berjanji di 100 hari kerja lebih fokus dalam upaya pemberdayaan berbagai sektor, penguatan koordinasi dan kolaborasi stakeholder daerah, provinsi dan pusat, penyiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi pengelolaan blok Masela serta peningkatan kesejahteraan.

“Saya akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk peningkatan kesejahteraan, bagaimana mengelola petani supaya terus ada dan tambah pendapatan, bagaimana pengembangan jagung agar petaninya bisa dapat uang, serta kolaborasi dengan semua stakeholder termasuk DPRD agar sopi bisa diperda-kan secepatnya. 100 hari kerja kita lebih banyak pengembangan dan pemberdayaan sektor-sektor strategis,” tandas Noach kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Rabu (29/5/19).

Karena ini lanjutkan kepemimpinan, jadi diakui Noach, dirinya juga akan lihat program mana yang efektif bisa dilanjutkan sedangkan yang belum coba dievaluasi. Termasuk memaksimalkan potensi pemberdayaan potensi perikanan, pertanian dan peternakan, pariwisata. Sementara soal blok Masela, tentu Pemda terus siapkan SDM, infrastruktur, sektor ekonomi.

“Blok masela, tentu kita akan terus siapkan SDM, siapkan infrastruktur, siapkan sektor ekonomi di MBD untuk menyongsong blok Masela, sudah pasti. Jadi pemberdayaan masyarakat tidak lepas dari situ juga. Kalau mereka sudah mampu dan punya usaha pasti bisa berkembang nanti setelah ada blok Masela. Konkritnya tentu memaksimalkan potensi pemberdayaan perikanan, pertanian dan peternakan,” tambah politisi PDIP itu.

Sedangkan soal membangun koordinasi, kolaborasi dengan semua stakeholder sebagaimana penegasan Gubernur, diakui mantan Dirut PT Kalwedo itu, pasti dan keharusan sebagai kepala daerah. Sebab pemerintah kabupaten tidak mungkin berjalan sendiri tapi harus koordinasi dan kolaborasi dengan stakholder horizontal di tingkat kabupaten maupun vertikal di provinsi dan pemerintah pusat.

“Kita punya laut luas, tentu kita akan fokus di laut untuk pengembangan perikanan tetapi kita juga punya hasil-hasil di darat juga banyak, bisa saja kita kembangkan, jagung itu bisa dikembangkan berbagai macam, singkong. Mudah-mudahan nanti dengan dukungan semua stakeholder bisa kita sama-sama bersinergi bagi kemajuan bumi Kalwedo,” kuncinya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *