by

1.749 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Diamankan

AMBON,MRNews.com,- Total 1.749 eksemplar tabloid Indonesia Barokah yang dikirim dari redaksi Melati, Bekasi, Jawa Barat via kapal laut berhasil diamankan oleh PT Kantor Pos Ambon. Dimana tabloid tersebut direncanakan bakal didistribusi ke 11 Kabupaten/Kota di Maluku khususnya masjid dan pondok pesantren, namun digagalkan.

Manager Proses dan Transportasi Kantor Pos Ambon, Chrisye Tahya mengatakan, pembongkaran terhadap paket berisi tabloid Indonesia Barokah ini baru dilakukan pihaknya bersama Bawaslu Maluku dan Kota Ambon, Sabtu (23/2/19), setelah dua kali paket yang sama dikirim dan baru dibongkar. Dengan total 583 sampul/amplop coklat, 1.749 eksemplar.

“Paket pertama masuk pelabuhan tanggal 8 Februari 2019, sekitar jam 01.50 dengan kapal Dorolonda berisi tiga kantong. Dijemput petugas dan dibawa dengan dua mobil box milik Kantor Pos. Paket tiba langsung masuk gudang. Tanggal 9 pagi baru dibongkar oleh dua karyawan. Ditemukan 3 kantong kecil paket tabloid namun tidak dibuka resinya. Kemudian diamankan di ruang kulise. Isinya belum hitung,” ujarnya kepada wartawan usai pembongkaran paket tabloid bersama Bawaslu di kantor pos.

Kemudian, lanjutnya, paket berikut masuk ke pelabuhan Yos Sudarso pada 17 Februari dengan KM Ngapulu, berisi lima (5) kantong yang kemudian dibawa ke gudang dan disimpan di ruang Kulise, baru dibongkar semua barang tanggal 19 pagi. “Kiriman tanggal 8 kita belum lapor pimpinan karena beliau berangkat. Yang berikutnya baru dilapor, juga ke Bawaslu, yang langsung datang melihat barangnya hari ini. Lalu bersama buka sampul dan temukan total 8 kantong kecil, berisi 583 sampul. Dengan 1 sampul/amplop berisi 3 eksemplar, artinya total 1.749 eksemplar, 813 koli,” bebernya.

Sementara, Komisioner Bawaslu Maluku, Paulus Titaley di tempat yang sama mengaku, pengiriman ini ditemukan Bawaslu Kota Ambon yang disampaikan ke Bawaslu Provinsi, setelah mendapat informasi dari intel dan kantor Pos. Kemudian Bawaslu turun investigasi, dan ternyata ada kiriman tabloid Indonesia Barokah. Dengan jumlah 583 sampul coklat, pada 8 kantong, yang dihitung ada 1.749 eksemplar. Sebagaimana catatan kantor Pos, pengiriman masuk dua kali, tanggal 7 Februari 3 kantong dan 17 Februari 5 kantong, total 8 kantong. Tujuannya ke 11 Kabupaten/Kota.

“Status barang tetap di kantor pos, karena perintah pusat, Bawaslu hanya bisa mengetahui berapa eksemplar yang dikirim ke Maluku dan informasikan. Soal barangnya kami tidak bisa amankan dan disebarkan. Tetap ditahan, sebagaimana kiriman pertama. Ini sesuai kerjasama kantor Pos, Bawaslu dan kepolisian, kalau ditemukan tidak distribusi ke alamat tujuan. Periode kiriman pertama kita catat tujuan satu per satu, ini tidak lagi. Yang penting tahu saja jumlah berapa. Rata-rata kiriman ditujukan ke masjid atau pengurus pondok pesantren. Tidak ada yang ditujukan ke pribadi-pribadi,” bebernya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed